17 Juli 2008

Jolie



















Merajuk


aku ingin memelukmu jadi matahariku
jadi bulan dalam tidurku
jadi pelangi bagi pagiku

malam-malam yang kedinginan sepi
akan hangat dengan dirimu

terimalah aku
maka, kesetiaan dan cinta ini
hanya untukmu.

15 Juli 2008

WANTED


setelah rapat persiapan diklat senior di balai pemuda surabaya aku, plato, n rohim makan nasi sambel di daerah darmawangsa. makannya nggak teanga karena kita sedang terburu-buru bukan karena sudah waktunya pulang ato lagi ada keperluan tertentu tapi karena kami mau nonton film "wanted" di XXI tunjungan plaza pukul 21.00. setelah makan pukul 20.35 kami bergegas menuju tunjungan plaza langsung menuju lantai 5 tunjungan plaza 1.
pukul 21.00 lebih kami sampai bakan saat kami baru sampai di tempat penjualan tiket kami mendengar informasi bahwa tunjungan XXI teater 1 telah dimuli maka kamipun sibuk mengumpulkan uang satu orang Rp15.000 tapi alangkah malunya aku saat mbaknya bilang 3 tiket Rp90.000. ternyata hari itu hari jumatsehingga tiketnya menjadi Rp30.000 per orang maka kami sibuk mencari uang yang terselip entah kemana. karena plato n rohim terlalu lama mencari uang maka pakai uang aku dulu.
ternyata bangku yang tersisa tinggal bagian depan tapi karena sudah terlanjur basah, ya sudah mandi sekali ( kayak lagunya meggi z , ya he he he) duduk di depan sendiri hanya bertiga membuat aku, plato, n rohim duduk seenaknya. tapi aku tetap duduk konvensional sebab aku nggak enak klo duduk aneh-aneh ( plato n rochim menggunakan 3 kursi untuk merebahkan tubuh mereka)
filmnya keren abis endingnya luar biasa!!!!!
tapi yang aku paling suka juga teman-teman yaitu waktu nembak dengan gaya membelokkan arah peluru jadinya peluru nggak berjalan lurus tapi melengkung, pokoe kueren abis!!!!!!
satu lagi yang keren Angelina Jolie seksi abis man,... tatto di tubuhnya juga keren puoooooooooolllll

14 Juli 2008

diklat teater kedok




diklat senior teater kedok SMA Negeri 6 surabaya di kompleks TNI AL Bumimoro kemarin (12-13 juli 2008) bukan hanyamenjadi sebuah ajang pendidikan dan latiahan saja tetapi juga ajang reuni para alumnus teater kedok. beberapa alumnus datang bahkan ada yang memberikan materi-materi teater. rasanya memang selalu terjadi dalam sebuah diklat teater kedok, alumni menjadi tulang punggung acara mulai dari materi sampai klimaksnya.
alumnus yang menjadi tulang punggung kali ini ialah abdul rohim, pratomo (plato), n muharram. abdul rohim memiliki peran sentral sebagai penggerak diklat serta sebagai pengawas. pratomo sebagai tim pelaksana yang memberikan ide-ide segar. serta, muharram berperan sebagai koordinator materi. muharram yang menentukan materi apa saja, waktu, serta point-point yang harus dicapai oleh tiap pemateri.
diklat teater kedok kali ini bertema " Organisasi yang Meng-kedok". maksudnya, menciptakan sebuah generasi baru penggerak teater kedok yang memiliki sikap seorang organisatoris, disiplin tinggi namun tetap kekeluargaan. oraganisasi dalam teater kedok sma negeri 6 surabaya memang cukup unik sebab memiliki dua wakil ketua yang mengorganisir organisasi dan pertunjukkan, namun selama ini keberadaan kegiatan pertunjukkan lebih banyak daripada organisasi. maka itu, tema diklat senior kali ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi teater kedok.
kerja teater kedok kian padat saja setelah melaksanakan beberapa pementasan dalam 3 bulan terakhir pada bulan agustus nanti ada 2 pagelaran yakni tampil dalam Festival Teater Remaja serta pentas tunggal pada 16 agustus 2008. proses sedang berlangsung dan setiap hari latian harus menghadirkan kemajuan yang berarti sebab pikiran teater kedok kini mulai terbiasa bercabang pada beberapa pertunjukkan.

09 Juli 2008

HARI TLAH BERGANTI



Asap lavender mengobak mabuk nyamuk dan hati
Ketika hari mulai berganti

Mimpi malam belum juga mengunjungi
Tatkala gelap makin terhimpit pagi

Dimana malam yang kau temani, kekasih?
Terasa telah seribu kali rindu ku asah
Apakah kau juga gelisah

Tak ada teman tidurku
Bukan jiwa. bukan nafasmu
Aku dibunuh sepi, layu

Hendak aku mabukkan jiwa
Mereka memanggilku menggoda
Layaknya tunasusila kota

Lavender masih saja berasap
Tapi, kali ini tinggal ruang pengap
Penuh janji, gila, dan gelap

Hari telah berganti
Ketika ku seka lagi mimpi
Yang menghampiriku tidurku pagi ini.


dini hari, 20 november 2006
Kenapa malam datang
Sementara matahari
Belum sampai memberi sinar
Yang terasa belum jua hangat

BERARTI ?

BERARTI?

HANYA AKU
TERBAKAR JADI ABU
REMUK MENDESAH KALBU
BUKAN LAYU
BUKAN PULA KAKU
TAPI SAYU

ADA BIKHU
MENARI MABUK DI HULU
TENGGAK DAGING KANGGURU

ADA PILU
MENYAYAT BAHU
HELAI-HELAI JADI ALU
JADI AKU

HANYA AKU
MENGUAP DALAM BIRU

3 februari 2007