30 Oktober 2008

Subuh


Tuhan sepiku
merasuk dalam subuhmu

aku dengar

dengung-dengung kabar yang sama
memanggilku yang lena
lupa pada-Mu yang Maha

Tuhan ku,
merapuhnya raga ini
bukan lagi pertanda mati

aku melayang dalam dosa
rindu aku pada jiwa tenang itu
yang dulu ada padaku

Tuhan ku,
darimana aku memulai
pegakuan dosa yang tak ternilai
mohon pada-Mu yang Akbar
jiwaku ialah milikmu

tapi aku jauh, Rob
jauh dari nur-Mu
jauh hampa hatiku
yang tergoda gadai hati
dalam dusta

Tidak ada komentar: